Informasi Kejahatan
Direktur Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Krishna Murti mengatakan, polisi mendapatkan temuan baru dalam kasus tewasnya Wayan Mirna Salihin. Usai melakukan rekonstruksi kopi di Olivier Cafe, West Mall, Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Polisi menemukan bukti baru dan sangat signifikan. Sehingga menambah keyakinan pihak kepolisian untuk menguak meninggalnya Mirna. Menurut Berita Acara Pemeriksaan dari pusat Laboratorium Forensik Mabes Polri belum turun. Polis akan mengelar perkara dengan menggunakan empat saksi yaitu, Manajer Oliver Cafe, Karyawan Oliver Cafe, Orang yang menolong, dan Orang yang melihat di tempat kejadian. Usai melakukan rekontruksi kopi, ada ketidaksesuaian keterangan antara karyawan dan saksi. Perkataan benar dan tidak benar itu merupakan kunci, maka polisi akan melakukan rekontruksi setelah gelar perkara.
Polisi kembali mendatangi Olivier Cafe pada tanggal 19 Januari 2016. Polisi melakukan rekonstruksi kematian Wayan Mirna Salihin, yang tewas usai meminum kopi es Vietnam. Kedatangan anggota Puslabfor Mabes Polri, para pengunjung cafe tetap dipersilahkan masuk, namun pihak cafe tetap memagari cafe dengan tali hitam, hal itu dilakukan guna menahan awak media agar tidak terlalu dekat dengan cafe. Hingga kini, Polisi masih berada di dalam melakukan rekontruksi kopi. Sementara itu, awak media terus menunggu keluarnya polisi, untuk meminta penjelasan terkait rekontruksi tersebut.
Dalam kasus kematian Mirna, pihak kepolisisan juga memanggil Jessica Kumala Wongso. Jessica diperiksa oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, pada selasa siang. Jessica diperiksa sebagai saksi terkait kematian Wayan Mirna Salihin yang meninggal usai minum kopi di Cafe Olivier. Pemeriksaan Jessica merupakan yang keempat kalinya dan menggunakan psikiatri forensik. Polisi memastikan dengan menggunakan psikiatri forensik lebih canggih daro lie detector, tujuannya adalah untuk mendapatkan keterangan yang sebenar-benarnya. Dari interview kita bisa menganalisa karakter dari keterangan yang diberikan oleh yang bersangkutan. Jessica diperiksa dengan di dampingi oleh kuasa hukumnya Yudi Wibowo Sukinto yang juga merupakan sepupu dari Jessica, namun Yudi dilarang masuk dan hanya menunggu pemeriksaan Jessica di luar. Mirna yang meninggal habis meminum kopi Vietnamese, karena di duga mengandung zat korosif yang menyebabkan Mirna kejang dan mulutnya berbusa. Diketahui Mirna datang ke kafe tersebut dengan dua rekanya, yaitu J danH.
Meski sudah menjalani pemeriksaan selama delapan jam\, Jessica terlihat gembira dan tampil tampa beban. Dengan menggunakan cardingan hitam dan celana jins biru tua, ia keluar dari luar pemeriksaan sambil terus menebar senyum manisnya. Jessica mengatakan tidak terlibat atas kematian Mirna, sambil berjalan menuju mobil yang menjemputnya. Wanita berkulit putih ini terus meringis dan berteriak lantaran badannya terhimpit puluhan wartawan yang mencecernya dengan begitu banyak pertanyaan soal hubungannya dengan Mirna. Jessica juga bergeming soal kandungan zat sianida yang ada di dalam tubuh Mirna. Jessica menyerahkan semuanya ke proses penyelidik dan menyerahkan semuanya ke pengacaranya yang merupakan sepupunya.

0 comments:
Post a Comment